DANA HIBAH MADIN TAUFIQURAHMAN “TAK KUNJUNG CAIR”

246

BUNGO – Pemerintah Kabupaten Bungo telah mengalokasikan dana hibah untuk Madrasah Dinniyah (Madin) dan Pondok Pesantren (Ponpes) melalui APBD. Penyaluran dana hibah yang sebelumnya langsung ke rekening Madin atau Ponpes saat ini beralih melalui masing-masing kepala desa (Rio).

Ketua Madin Taufiqurrahman, desa Dwi Karya bakti, Kecamatan Pelepat mengaku dana hibah tahun 2018 hingga saat ini tak kunjung dicairkan oleh Rio.

Zainab (54) selaku Bendahara Madin Taufiqurrahman mengaku sempat mempertanyakan dana hibah ini kepada Rio sebelum lebaran lalu, namun jawaban yang diterimanya sungguh tidak mengenakkan.

“waktu sayo nanyo datuk rionyo bilang madrasah ibuk dak kan aku kasih katonyo”, ujar Zainab.

Ditambahkan oleh H. Burhan (60) Ketua Madin Taufiqurrahman, sebelumnya Rio Dwi Karya Bakti pernah menyampaikan bahwa Madin Taufiqurrahman belum masuk ke dalam anggara.

“rio tu bilang Madin ini belum masuk anggaran, padahal 3 kali sebelumnyo dana hibah untuk madin ini sudah cair waktu dana langsung ke rekening madin”, pungkasnya.

Terpisah, Datuk Rio dusun Dwi Karya Bakti Hermanto mengatakan dana hibah tersebut memang belum cair dan bukan hanya madin Taufiqurrahman, di desa Dwi Karya Bakti ada 2 madin yang dianggarkan melalui GDM.

“dana tersebut dianggarkan melalui GDM dan dana tersebut belum cair”, Katanya.

“tahun 2018 ini kalo mau masuk kami anggarkan, tapi mereka harus menyerahkan berkas mereka, karena Madin tersebut milik pribadi”, Tutup Hermanto.

Silahkan komentar nya di bawah ini