DEKLARASI KAMPANYE DAMAI DIWARNAI PROTES KERAS

538

BANGKO – Deklarasi Kampanye Damai pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Merangin tahun 2018 yang digelar didepan Mapolres Merangin diwarnai insiden protes dari salah satu tim kandidat

Setelah penandatanganan pejanjian kampanye damai acara dilanjutkan arak-arakan dari masing masing masa dan simpatisan dari Calon Bupati dan Wakil Bupati Merangin 2018-2023.

Nomor urut 1 dilepas oleh Pj Bupati Merangin, Husairi namun ketika dihitung jumlah kendaraan yang mengikuti pasangan nomor urut 1 ini berlebih sehingga, pihak KPU memberhentikan mobil yang berlebih tersebut.

Sementara pasangan nomor urut 2 dilepas oleh Dandim 0420 Sarko, masalah kembali muncul karena sesuai kesepakatan kendaraan yang boleh dibawah maksimal menggunakan roda enam namun masa pasangan nomor urut 2 ada yang membawa kendaraan roda lebih dari 6 sehingga harus di pisahkan dari barisan oleh KPU.

Beda hal nya pasangan nomor urut 3 yang dilepas oleh Ketua KPU, salah satu perwakilan  pasangan nomor urut 3 memprotes keras KPU dan mengancam tidak mau melanjutkan perjalanan jika kesepakatan yang sudah dibuat tidak dipatuhi.

Ketua KPU Merangin, Iron Sahroni, yang dikonfirmasi mengatakan semua sudah berjalan dengan sesuai kesepakatan dan arak-arakan sudah kita lepas semua.

“Kesepakatan memang mobil 20 buah ditambah dengan kendaraan pasangan satu dan memang tidak boleh kendaraaan rodanya lebih dari enam, kebetulan memang  ada yang melanggar namun sudah kita tertibkan,”  ujar Iron Sahroni.

Para praktisi Politik menilai, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun ini tampaknya diprediksi akan panas dan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.(ali)

Silahkan komentar nya di bawah ini