DIPERKOSA SECARA SADIS, IBU DI TEBO INI TRAUMA BERAT…

704
ilustrasi

TEBO – Insiden perkosaan sadis terjadi diwilayah hukum Polres Tebo, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial D (22) dipaksa oleh pelaku bernama Jemtamba (25) untuk melayani nafsu bejatnya. Akibatnya Ibu malang ini mengalami trauma hebat. Warga KM 52 Patokan, kecamatan VII Koto, Tebo ini diperkosa secara brutal oleh pelaku yang tidak lain adalah tentanggnya, diisemak-semak diseputaran kebun sawit milik korban.

Insiden bejat ini dilaporkan korban D ke Mapolsek VII Koto, Tebo, dalam laporan Nomor : LP / B- 33 / XI /2017 /JAMBI / RES TEBO / SEK VII KOTO, tertanggal 01 Desember 2017 ini, korban menceritakan bagaiman musibah menimpanya. Hari itu, kamis (30/11/2017), sekira pukul 12.00 WIB, saat korban hendak pulang kerumah, usai berkebun, tiba-tiba diperjalanan, korban dicegat dan dihentikan paksa oleh pelaku.

Tanpa banyak bicara, pelaku menarik paksa tangan korban dan mencekik leher korban, setelah korban tak berdaya, pelaku yang kerasukan setan ini, membanting serta dengan brutal melucuti pakaian korban. Dengan buas, pelaku melampiaskan nafsu binatangnya pada korban. “Saya tidak tahu, kalau ada yang mengikuti saya, seketika Jemtamba langsung menarik tangan saya dan mencekik leher saya serta menarik paksa celana dan celana dalam saya, lalu melampiaskan nafsu bejatnya, tanpa bisa saya menyelamatkan diri,”tutur korban dihadapan penyidik Polsek VII Koto.

Usai memperkosa korban, pelaku langsung kabur dan membiarkan korban dalam kondisi yang menyedihkan, dengan kondisi sedih dan kesakitan, korban pulang kerumahnya dan selanjutnya melaporkan aksi bejat pelaku ke Mapolsek VII Koto. Dalam laporan tersebut, seorang saksi Arnauli membanrkan aksi bejat pelaku yang kini tidak tahu keberadaannya. Kapolsek VII Koto, AKP Firdon Marpaung membenarkan adanya laporan perkosaan yang terjadi diwilayah hukum Polsek VII Koto, saat ini penyidik masih mendalami laporan korban dan mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi. “Kita menerima laporannya, jum’at kemarin dan kini kasusnya masih kita dalami dan penyidik masih mengumpulkan bahan bukti dan saksi,”tegas Kapolsek.(tim JCN)

Silahkan komentar nya di bawah ini