DITANYA SOAL PROGRAM P2DK “KADES BERKUN MENGAMUK & MENGANCAM WARTAWAN”

581

SAROLANGUN – Program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun yakni Program Percepatan Pembangunan Desa dan Kelurahan (P2DK) banyak yang mubazir. Mulai dari pengadaan hewan ternak sapi, hingga perkebunan cabai, seperti yang terjadi di Desa Berkun Kecamatan Limun, Sarolangun.

Program pemerintah yang seharusnya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa di Berkun ini, terkesan ada kongkalikong yang dilakukan oleh Kepala Desa, soalnya perkebunan cabai tersebut, lebih banyak yang mati dari pada hidup alias merugi.

Program P2DK yang diglontorkan menggunakan dana APBD Sarolangun sebesar Rp 200 Juta per-desa ini,, banyak mudaratnya dari pada manfaatnya. Diduga bibit dan pengelolaan yang salah serta besarnya mark up yang dilakukan kepala desa, mengakibatkan program P2DK desa Berkun ini gagal total.

Kepala Desa Berkun, Sarbawi saat diwawancara wartawan Jambi Crime News, beberapa waktu lalu, bukannya memberikan penjelasan yang rinci, malah mengamuk dengan awak media. Sarbawi bahkan mengancam wartawan agar tidak mempublikasi berita program P2DK Desa Berkun.

“Sudahlah jangan kau tanyokan masalah P2DK,”tutur Sarbawi dengan nada keras sambil mengancam media agar jangan sampai mempublikaaikan beritanya.

Saat kembali dimintai keterangan, Sarbawi yang harusnya bertanggungjawab dengan program P2DK tersebut, malah pergi meninggalkan wartawan.

Sementara itu, Camat Limun yang dikonfirmasi melalui telepon selularnya menegaskan akan turun ke Desa Berkun untuk meninjau langsung program P2DK di Berbun. Jika ditemukan kejanggalan, akan langsung ditindak.

“Terima kasih infonya, saya akan turun kelokasi untuk melakukan pengecekan langsung,”tegas Camat.(jms)

Silahkan komentar nya di bawah ini