“Divonis Celebral Palaxy” PSI Bungo Kumpulkan Donasi Untuk Ananda Azkarya

462

Tak Berdaya : Ananda Azkarya Terbaring Tak Berdaya

BUNGO, JCN – Ananda Azkarya Yumna Irawan saat ini hanya terbaring lemas tak berdaya di ranjang ruangan rumah sakit Raden Mataher Jambi.  Buah hati pasangan M.  Irawan dan Desti Irdana Yusuf ini divonis mengidap penyakit yang cukup berat yakni kelumpuhan pada otak atau yang dikenal dalam dunia medis Celebral Palaxy.

Derita yang dialami oleh bocah cilik nan cantik ini baru diketahui kedua orang tuanya sekitar satu tahun yang lalu,  sejak itu,  kedua orang tua ananda Azkarya rutin membawanya berobat kerumah sakit dan ananda yang baru berusia 2 tahun ini sudah sering dirawat inap di rumah sakit Bungo.

Kini bocah malang itu tak lagi mampu bergerak dan harus menjalani perawatan yang intensif di RS Raden Mataher Jambi.  Kedua orang tua Azkarya sudah tak mampu lagi membiayai pengobatan anaknya dan sangat membutuhkan bantuan biaya pengobatan untuk memulihkan kondisi anaknya.

Pejuang Siliwangi Indonesia cabang Bungo yang dikomandoi oleh Jahari alias Ari Gondrong terpanggil mengumpulkan bantuan donasi untuk meringankan beban kedua orang tua Azkarya.  PSI Bungo berjibaku dan mengajak masyarakat khususnya masyarakat Bungo untuk berdonasi.

“Kami hanya berusaha meringankan beban berat kedua orang tua Azkarya dengan cara mengetuk hati para donatur dan masyarakat Bungo untuk menyisihkan sedikit rezeki mereka demi meringankan beban berat kedua orang tua ananda Azkarya, “Ungkap Jahari lirih.

Jahari menambahkan,  jika ada yang ingin membantu ananda Azkarya bisa langsung menyalurkan bantuan melalui rekening Desti Irdana Ibu kandung Azkarya dengan nomor rekening 0755172006 bank BNI Syariah.

Ananda Azkarya saat ini terbaring tak berdaya di ruang ICU RS Raden Mataher,  Kondisinya sangat tak berdaya,  dengan selang infus ditangan,  oksigen dimulut,  alat medis dipasangan ditubuh munggilnya dan bagian kepala baru dilakukan operasi otak.

“Kami berharap keiklasan para pejabat,  pengusaha,  masyarakat Bungo dan siapa saja ikut peduli dengan derita bocah malang yang saat ini tinggal dan menetap di Dusun Teluk Kecimbung,  Kecamatan Tanah Tumbuh,  Bungo,  Jambi ini, “pungkas Jahari. (tim)

Silahkan komentar nya di bawah ini