Dua Terduga Teroris Dikabarkan Ditangkap di Ogan Ilir Sumatera Selatan

431
Rumah terduga teroris yang ditangkap di Ogan Ilir

INDRALAYA, – Densus 88 Mabes Polri dikabarkan menangkap dua terduga teroris di Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Minggu (10/12/2017).

Dua orang terduga teroris itu masing-masing bernama AK alias Yz, berasal dari Gang Seroja, Dusun 5, Desa Pulau Semambu, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir dan MS asal Desa Tanjung Seteko, Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir.

Dari informasi diterima, kedua orang tersebut ditangkap tim Densus 88 di bawah pimpinan Iptu Joko dan lima anggotanya. Mereka berperan sebagai pemasok senjata bagi terdakwa teroris berinsial AS yang sudah ditangkap di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan tahun 2016 lalu.

Saat ini, kedua terduga teroris itu dikabarkan sedang menjalani pemeriksaan di Polda Sumsel.

Sumber Kompas.com di Desa Pulau Semambu, tempat lokasi penangkapan, membenarkan telah terjadi penangkapan terhadap dua orang terduga teroris di desanya Minggu pukul 04.00 WIB. Bahkan personel Polres Ogan Ilir dipimpin Kapolres AKBP Ahmad Gazali sudah mendatangi lokasi hari ini sekitar pukul 14.00 WIB.

Sumber itu juga tidak menyangka bahwa dua orang yang ditangkap tersebut adalah terduga teroris. Sebab sehari-hari perilakunya tidak mencurigakan dan seperti warga kebanyakan.

“Cuma memang agak sedikit tertutup,” katanya.

Ketua RT 09 Dusun 5, Mujiman membenarkan adanya penangkapan terhadap terduga teroris AK pada Minggu sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, sejumlah polisi datang menggunakan sejumlah kendaraan dan langsung mendobrak pintu rumah tempat AK tinggal besama istri dan keluarga istrinya.

“Saya mendengar suara ribut di luar rumah, saya kira ada pencurian, lalu saya intip dari kaca jendela ternyata banyak orang di jalan depan rumah dan ada yang berpakaian polisi. Ketika saya keluar saya dilarang mendekat, lalu saya didekati polisi dan diajak untuk ke rumah AK untuk menyaksikan proses penangkapan tersebut,” katanya

Mujiman menambahkan, usai ditangkap, RK dan MS langsung dibawa oleh polisi menggunakan mobil.

“Sedang keluarga lainnya seperti ibu, kakak perempuan dan istrinya di bawa pada sore harinya,” katanya lagi.

Saat ini, keempat orang masing-masing MS, Rini (istri RK), Suryati (mertua RK), dan Kahasanah (kakak ipar RK) sudah dipulangkan ke rumah mereka.

Silahkan komentar nya di bawah ini