HEBAT….HANYA HITUNGAN HARI, TIM SULTAN “BEKUK KOMPLOTAN” PEMBUNUH HANDRA

118

TEBO – Pembunuhan sadis terhadap Handra als Angga (30) warga Rt.07 Dusun Bukit Bulan jalan batu bara Desa Pemayungan, Sumay, Tebo hanya hitungan hari berhasil diungkap Tim Sultan Polres Tebo. Komplotan pelaku pembunuhan yang berjumlah 3 orang berhasil diseret kesel Polres Tebo.

Pembunuhan yang diketahui pada 18 Mei 2019 ini menjadi pekerjaan rumah terbesar reskrim Polres Tebo. Dibawah pimpinan Kasat Reskrim, AKP Hendra Manurung, kerja keras dilakukan, mulai dari pengumpulan barang bukti, keterangan saksi hingga olah TkP. Pada minggu awal, Tim Sultan yang dipimpin Kasat Hendra, berhasil mengidentivikasi pelaku,namun didapat kabar pelaku sudah kabur.

Kasat reskrim dan Tim Sultan semakin gencar mencari informasi. Pada 29 Mei 2019, didapat informasi kalau pelaku utama berada dikampung halamannnya di jalan Padat Karya, Ujung Bandar, Rantau Selatan Labuhan Batu, Sumatera Utara (Sumut).

Berdasar informasi tersebut, Tim Sultan langsung bergerak ke Sumatara Utara. Namun hasil nihil, orang tua pelaku mrnyebutkan kalau anaknya sudah 3 hari pergi dari rumah dengan membawa tas berisi pakaian.

Selanjutnya, Tim Sultan Polres Tebo koordinasi dengan Kepolisian Labuhan batu. Hanya butuh waktu sedikit, Polisi berhasil mengendus tempat persembunyian pelaku.

“Pelaku bernama Dedi Sihombing (42), ditangkap saat sembunyi dirumah kerabatnya di Kampung Baru 2, Rantau Parapat, Labuhan Batu Pusat, Sumatera Utara. Pelaku kita amankan sekitar pukul 03.00 WIB, sabtu (1/6/2019), tanpa perlawanan,”terang Kapolres Tebo AKBP Zainal Arrahman melalui AKP Hendra Kasat Reskrim Tebo.
Sungguh mengejutkan, nyanyian pelaku Dedi kepada Kasat Reskrim, kalau dirinya hanya melakukan perintah dari Kepala Desa Pemayungan, Syaharudin dan yang mempertemukan pelaku Dedi dengan Syaharudin adalah Wayan Budiane alias Budi.

“Dari keterangan Dedi, kita langsung melakukan pengembangan dan kita berhasil mengamankan dua warga Desa Pemayungan yakni Syaharuddin yang tak lain adalah Kepala Desa dan Wayan Budiane alias Budi,”Tegas Kasat.

Syaharuddin dan Wayan Budiane ditangkap tanggal 2 Juni 2019 sekitat pukul 01.30 WIB, dikediaman masing-masing dan polisi terus mengemangkan kasus pembunuhan tersebut.

Handra bin Taher alias Engga (30) ditemukan membusuk dibelakang gudang kosong didesa Pemayungan, Sumay Tebo pada 25 Mei 2019, sekitar pukul 15.30 WIB. Dari hasil pemeriksaan polisi, Hendra adalah korban pembunuhan, karena banyak ditemukan luka tusuk ditubuh dan kepala korban. (Tim)

Silahkan komentar nya di bawah ini