NGERI…SUAMI “CEKIK” MANTAN ISTRI HINGGA TEWAS

829
BUNGO – Aksi pembunuhan secara keji kembali terjadi diwilayah hukum Polres Bungo. Pembunuhan kali ini dilakukan mantan suami terhadap mantan istrinya. Korban dicekik hingga tewas lalu pelaku kabur.
Evy (47) harus meregang nyawa ditangan mantan suaminya bernama Alius, SPd (49). Wanita paruh baya yang tinggal di RT 19/02 Kelurahan Sungai Pinang, Bungo Dani, Bungo dihabisi hanya karena persoalan sepele.
Arisman Ketua RT 19 RW 02, Keluhan Sungai Pinang, Kecamatan Bungo Dani, kepada wartawan mengatakan pelaku sempat membuat sandiwara untuk mengelabui warga terhadap aksi pembunuhan tersebut.
Namun, aksi sadis pelaku ini terungkap saat salah satu saksi mata buka suara. Berdasarkan informasi dari saksi tersebut, pihak RT setempat bersama saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Bungo. Selanjutnya mayat korban dibawa kerumah sakit untuk dilakukan visum.
“Awalnya kami mendapat laporan dari pelaku kalau mantan istrinya ini meninggal karena sakit, Rabu (25/4/2018) sekitar pukul 07.00 WIB. Namun, salah satu pelayat bernama Prana Jaya bercerita bahwa korban meninggal akibat dibunuh pelaku Selasa (24/4) sekitar pukul 21.00 WIB ,” ucap Arisman.
Diceritakan Arisman, Pelaku dan korban ini sudah 2 tahun bercerai. Semenjak bercerai korban tidak lagi tinggal dirumahnya, tapi korban tinggal di kebun miliknya yang berada di Dusun Air Gemuruh, Kecamatan Bathin III.
“Jadi korban ini sedang berada di rumah orang tua angkatnya di RT 05 RW 02. Lalu pelaku menjemput korban bersama anaknya Habibulah (18). Di halaman rumah orang tua angkatnya inilah nyawa korban dihabisi pelaku ,” jelasnya.
Arisman mengatakan, saksi mata sempat bertanya kepada pelaku kenapa sampai tega mencekik korban. Namun, pelaku mengatakan hanya berusaha untuk menenangkan korban yang sedang penyakit ayan. Dalam keadaan tidak bernyawa inilah pelaku membawa korban kerumahnya dengan sepeda motor.
“Pelaku mengatakan kepada saksi bahwa korban menderita sakit ayan. Padahal selama ini kami ketahui korban tidak pernah sakit ayan. Kami sangat mengenal keluarga mereka, karena pelaku merupakan mantan Ketua RT disini ,” sebutnya.
Arisman menilai aksi sadis pelaku ini berlatar belakang sakit hati. Pasalnya, korban sempat menolak keinginan pelaku untuk kembali rujuk. Korban juga diketahui dalam waktu dekat akan kembali menikah dengan pria lain.
“Korban mengaku kepada orang tua angkatnya hari ini akan pergi ke Bogor untuk menemui calon suaminya. Mungkin inilah yang membuat pelaku kalap mata sehingga menghabisi nyawa korban ,” sebutnya.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Bungo, AKP Afrito M Macan membenarkan adanya kejadian ini. Hingga Rabu malam pelaku bersama sang anak masih diperiksa di Mapolres Bungo untuk dimintai keterangan.
“Memang benar, besok akan kita ekspose ya. Setelah di visum, jasad korban langsung dikebumikan sore tadi ,” ucap Afrito singkat melalui telfn seluler.(Tom)
Silahkan komentar nya di bawah ini