“Parkir Liar di Toko Mentari” Disinyalir Banyak Oknum Yang Terlibat

940

BUNGO,JCN – Miris memang, jika melihat kondisi kemacetan dan kesembrautan lalulintas didepan Toko Mentari Kabupaten Bungo, apalagi dimasa bulan Romadhan dan Idul Fitri ini. Namun, ini bisa dituntaskan, jika pihak-pihak terkait, seperti Dinas Perhubungan, Dinas Tata Kota, Parkir, Dinas Pol PP dan Polisi Lalulintas tegas dalam mengamankan dan menertibkan maraknya parkir liar di Kabupaten Bungo, khususnya didepan Toko Mentari.

Masyarakat awam menilai, ini karena tidak tegasnya Dinas Perhubungan dan Polisi Lalulintas di Kabupaten Bungo, mengapa masyarakat berpikir demikian, dikarenakan yang berhak mengatur lalulintas dan penggunaan jalan raya adalah Dinas Perhubungan dan Polisi Lalulintas, padahal jika ditarik benang merahnya, banyak pihak dan oknum-oknum yang terlibat dengan kondisi kesembrautan dan kemacetan di depan Toko Mentari Bungo.

Namun memang, kedua instansi ini yang harusnya berperan penting, jika mereka tegas, maka keresahan dan amarah warga dengan kemacetan dan kesembrautan didepan Toko Mentari akan tuntas. Dinas Perhubungan, mereka berhak menghentikan parkir liar disepanjang jalan umum, Satuan Lalulintas pun demikian, tapi mengapa itu tidak mereka lakukan, Wallahu a’lam itu hanya Allah yang Lebih Tahu.

Dari awal harusnya dinas instansi terkait, sudah bisa menyelesaikan segala keruwetan ini, jika izin yang diberikan untuk Toko Mentari dan sekitarnya benar. Soalnya sesuai Peraturan, setiap pemilik usaha modren seperti Toko Mentari yang luasnya sudah sangat besar, wajib memiliki lahan parkir yang layak, namun itu tidak dilakukan dan izin usaha tetap keluar, siapa yang salah dalam hal ini? inilah pertanyaan besarnya.

Selain itu, keruwetan juga terlihat dengan banyaknya petugas Parkir yang mengaku resmi dari Dinas Perhubungan atau Parkir tapi tidak pernah memiliki ataupun memberi kertas struck parkir resmi yang benar-benar akan menambah PAD Daerah. Siapa yang disalahkan dalam hal ini? Penggunaan jalan raya atau trotoar untuk parkir, yang sudah jelas melanggara aturan dan UU, tapi tetap dibiarkan hingga menjamur dan mengacaukan kelancaran lalulintas, siapa yang disalahkan dalam hal ini?

Serta penegakan hukum Perda yang jelas-jelas dilanggara baik oleh Pemilik usaha maupun para pelaku parkir liar, yang seharusnya ada instansi resmi yang tugasnya memang untuk menegakan Perda namun tidak pernah gawe, siapa yang harus disalahkan.

Dan yang lebih parah lagi, banyaknya oknum-oknum yang bermain dibawah yang mengatasnamakan pejabat hebat tapi gawe nya hanya untuk keuntungan pribadi, serta banyaknya tukang-tukang pukul dibelakang para pelaku Parkir Liar yang siap mengintimidasi bahkan menghajar siapa saja yang berani mengusik para pelaku parkir liar hingga banyaknya pihak yang meminta setoran kepada para pemilik usaha atau bos-bos pemilik usaha, dengan jaminan memberikan kebebasan dan tidak akan mengusik apapun kesalahan-kesalahan yang dilakukan Bos pengusaha itu.

Kondisi ini akan dibongkar habis oleh Ormas Pejuang Siliwangi Indonesia (PSI) Cabang Bungo. Ketua PSI Bungo, Jauhari menegaskan kepada JCN akan membongkar semua pihak pihak terkait yang memperkaya diri sendiri dalam kondisi kesembrautan dan kemacetan yang terjadi didepan Toko Mentari Bungo. Siapa saja oknum-oknum yang makan uang haram baik dari pengusaha ataupun dari pelaku Parkir Liar akan dibongkar dan dikuliti lewat media oleh PSI Bungo.

“Saya akan turun kelapangan, jika pihak-pihak terkait dan oknum-oknum nakan tidak segera menertiban dan lenacarkan kembali kesemrautan dan kemacetan yang terjadi didepan Toko Mentari Bungo. Semua ini pasti ada dalang utamanya dan kroco-kroco yang bermain hingga parkir liar ini terjadi sudah sejak bertahun-tahun lamanya, ini yang harus ditindas dan dilibas,”Ungkap Ari Gondrong yang berang dengan kondisi lalulintas didepan Toko Mentari Bungo.(Tim)

Silahkan komentar nya di bawah ini