PEMBUNUH DAN PEMERKOSA SADIS ITU PEMUDA BISU

6223

BUNGO – Pujian dan acungan jempol pantas dilayangkan untuk Tim reskrim Polres Bungo. Pasalnya, hanya dalam hitungan jam, kepolisian Polres Bungo berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan dan pemerkosaan sadis yang terjadi di Dusun Benit, Kecamatan Rimbo Tengah, Bungo.

Kerja keras Tim reskrim Polres Bungo, berhasil dituntaskan sekitar pukul 02.00 WIB, kamis dini hari (25/7/2019). Pelaku yang dicurigai sebagai tersangka utama berhasil dibekuk saat akan kabur dari dusun. Pembunuh dan pemerkosa sadis itu ternyata seorang pemuda bisu alias Tuna Wicara bernama Amran/AM (25).

Si bisu ini ternyata tetangga sebelah rumah korban, diperkirakan pelaku Bisu ini masuk kerumah korban melalui jendela rumah, ini diperkuat dengan kondisi pintu rumah korban yang masih dalam posisi terkunci dari dalam.

“Pelaku pembuhuna dan perkosaan terhadap korban AM, sudah ditangkap polisi jam 2 dini hari tadi,”jelas Rio Benit, Armiadi saat dihubungi JCN.

Datuk Rio, Armiadi juga menjelaskan, dari hasil olah TKP yang dilakukan polisi, kecurigaan mengarah kerumah pelaku yang persis disebelah rumah korban. Saat rumah pelaku disatroni polisi, ternyata ditemukan sebilah pisau yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban serta celana dan pakaian milik korban.

“Polisi mencurigai Bisu sebagai pelaku utama, saat rumah pelaku digledah, polisi menemukan pakaian korban dan sebilah pisau,”urai datuk Rio yang ikut dalam pengungkapan dan penangkapan.

Saat ini pelaki Bisu sudah diamankan di Polres Bungo. Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Kepolisian Polres Bungo terkait kasus pembunuhan dan perkosaan sadis tersebut. Sekedar mengingatkan, pembunun dan perkosaan sadis yang terjadi dusun Benit, Rimbo Tengah, Bungo, diketahui sekitar pukul 16.00 WIB, rabu (24/7/2019). Korban berinisial R ini pertama kali ditemukab warga terkapar dilantai kamar rumah korban. Kondisi tubuh korban tanpa busana namun ditutupi dengan selimut. Diduga korban dibunuh dari ruangan tamu, lalu jasadnya diseret hingga kedalam kamar. Hal ini dibuktikab dengan ceceran darah yang ditemukan diruang tamu hingga ke kamar.(tim/hps)

Silahkan komentar nya di bawah ini