POL PP BUNGO “CAK LOHAI” GUDANG DITENGAH KOTA “MENJAMUR DIDIAMKAN”

455

BUNGO – Berita menjamurnya gudang ditengah kota Bungo, dianggap angin lalu oleh Polisi penegak Peraturan Daerah (Perda) Bungo, ibarat kata kaum milenial Cak Lohai (Lolo Tapi Lihai). Saat ini masyarakat menuding Polisi Pamong Praja sebagai Penegak Perda Cak Lohai.

“Pol PP tu Cak Lohai, gudang ditengah kota menjamur, tapi tak pernah ditindak,”ungkap Ajo salah satu warga Kota Bungo yang siap menunjukan dimana saja gudang ditengah kota Bungo.

Seharusnya sesuai dengan Peraturan Bupati, gudang dilarang berdiri ditengah Kota dan harus berada diradius puluhan kilo dari Kota. Namun kenyataannya, gudang banyak dan menjamur ditengah Kota, seperti Gudang alat-alat Dompeng alias PETI yang berada dilorong Bahagia tepatnya dibelakang Supermarket Mentari ditengah Pasar Bawah Bungo.

“Sepertinya, Bos pemilik gudang ini sudah ada yang menjamin keamanannya, jadi mereka tidak takut mendirikan gudang di Tengah Kota,”tegas Ajo lagi.

Pantauan JCN, bukan hanya Gudang alat PETI tapi gudang sembako juga banyak yg didirikan ditengah Kota, seperti gudang Supermarket Mentari, Gudang Toko Tengek dan masih banyak gudang lainnya.

Bukan hanya melanggar Perda dan Perbup, tapi keberadaan gudang ditengah Kota, sangat mengganggu warga sekitar, soalnya banyak kendaraan besar seperti truk bahkan tronton yang lalu lalang dilokasi gudang dan sudah jelas kondisi ini mengakibatkan kemacetan hebat.

Kepala Satuan Pol PP dan Damkar Bungo melalui Kabid, Ihwan Syam, mengatakan, tidak mengetahui soal menjamurnya gudang ditengah kota dan Pol PP tidak mungkin jadi Backing Bos pemilik gudang.

“Kami tidak mengetahui tentang itu, dan kalau ada oknum Pol PP yang membacking bos pemilik gudang, kami akan menindak oknum tersebut,”ungkap Ihwan pada JCN.

Saat ditanya, apakah tidak ada tindakan dari Pol PP setelah mengetahui banyaknya gudang yang berdiri di Tengah Kota Bungo? Ihwan tak bergeming dan enggan menjawab.(pis)

Silahkan komentar nya di bawah ini