POLSEK RANTAU PANDAN “COKOK” PREDATOR ANAK

1728

BUNGO – Sepandai-pandai Tupai Melompat Pasti Jatuh Juga” pepatah ini yang dirasakan oleh Zakaria alias Jaka bin Ibrahim (49). Sang guru ngaji yang juga penjaga SD 172 Rantau Pandan, Bungo ini berhasil memperdaya, mencabuli hingga menyodomi 5 bocah laki-laki yang menjadi murid pengajiannya.

Zakaria yang merupakan predator anak yang kejam ini berusaha kabur dan bersembunyi diperkuburan umum di Rantau Pandan, namun upayanya tercium oleh Tim Reskrim Polsek Rantau Pandan dan pelaku berhasil dicokok.

Informasi yang didapat, pelaku yang sudah memiliki anak dua orang ini bukan orang asli Rantau Pandan tapi pendatang asal Mersam. Seriap beraksi, pelaku selalu mengiming-imingi korbannya dengan uang Rp 2 ribu – 5 ribu.

Awal terbongkarnya aksi pedofil ini, selasa (1/5/2018), saat itu pelaku sedang mencabuli seorang bocah laki-laki sebut saja bernama Kumbang (10). Pelaku membawa korban kedalam gudang sekolah dan mencabuli korban.

Aksi pelaku ini dilaporkan korban pada orangtuanya. Tak terima dengan perlakuan Zakaria, orangtua korban melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Rantau Pandan.

“Benar, ada laporan tersebut dan saat akan diamankan, ternyata pelaku sudah kabur,”terang Kapolsek IPTU Herdiz.

Tak ingin buruan kabur jauh, Tim reskrim Polsek Rantau Pandan langsung melakukan pengejaran, sekitar pukul 22.00 WIB, pelaku yang bersembunyi dilokasi pemakaman umum dusun Rantau Pandan berhasil dibekuk.

“Sungguh mengejutkan, dari hasil introgasi, pelaku mengaku sudah mencabuli 5 bocah laki-laki,”ungkap Kapolsek yang didampingi Kanit reskrim.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku Zakaria saat ini sudah diserahkan ke Mapolres Bungo dan kasusnya ditangani oleh unit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Polres Bungo.

“Sekitar pukul 23.30 WIB, pelaku langsung kita bawa ke Mapolres Bungo untuk diserahkan keunit PPA,”pungkas Kapolsek.(Tim JCN)

Silahkan komentar nya di bawah ini