PROGRAM JAKSA MASUK RIMBA, DIDUKUNG BANK BNI

551

TEBO – Program Jaksa Masuk Rimba yang diprakarsai oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo, mulai dilirik pihak perbankan. Ini dibuktikan dengan dukungan yang diberikan oleh Bank BNI 46. Bank milik pemerintah ini mengucurkan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mensukseskan program Jaksa Masuk Rimba, Kejaksaan Negeri Tebo.

Penyerahan Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) BNI 1946 ini berupa bantuan buku bacaan dan buku tulis yang nantinya akan diserahkan untuk anak-anak Rimba Suku Anak Dalam (SAD) yang berada di wilayah Tebo ini diserahkan secara simbolis digedung Kejari Tebo, selasa (10/4/2018).

Selain menyerahkan CSR dalam bentuk buku, Kejari Tebo juga meluncurkan alias melaunching Website ORANGRIMBOKITO.ORG. Penyerahan CSR dan Lounching Website ini langsung dilakukan oleh Bupati Tebo, H. Sukandar.

Selain dihadiri oleh Bupati Tebo, giat ini juga dihadiri oleh Dandim 0416/Bute, Kapolres Tebo, Kepala PN, pihak BNI 1946, beberapa OPD, aktivitas lingkungan, pendamping SAD dan undangan lainnya.

Maria Agustina Kepala Kantor BNI 46 Bungo-Tebo dalam sambutannya mengatakan, CSR yang diserahkan hari ini berupa paket buku bacaan sekitar 200 eksamplar, buku tulis dan alat peraga belajar.

“Paket buku dan alat peraga ini kita berikan berdasarkan usulan dari bapak kejari Tebo,”jelas Maria.

Kepala Kejaksaan Negeri Tebo, Teguh Suhendro, dalam sambutannya menyampaikan bahwa, program Jaksa Masuk Rimbo adalah program pemberdayaan hukum terhadap kelompok atau warga SAD.

“Program ini nantinya akan kita sinergikan dengan program Pemkab Tebo, “tutur Kajari dihadapan Bupati dan undangan.

Untuk CSR yang diserahkan oleh pihak BNI 46 ini, lanjut Kajari, nantinya akan diserahkan kepada dua kelompok SAD yakni Kelompok SAD Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir dan SAD Kecamatan Muara Tabir.

“Tanggal 16 April nanti akan kita serahkan kepada dua kelompok SAD tersebut. Nanti akan kita serahkan langsung kepada SAD dan pendampingnya, “kata Kajari.

Sementara itu, Bupati Tebo, H. Sukandar dalam arahannya menjelaskan tentang sebaran kelompok atau warga SAD di wilayah Kabupaten Tebo. Selain itu, bupati juga membeberkan beberapa program yang telah dilaksanakan untuk memajukan SAD, mulai dari pertanian, perkebunan, pendidikan, kesehatan dwn lain sebagainya.

Meski demikian, bilang Sukandar, program yang dicetus oleh Kejari Tebo ini adalah sangat inovasi. Program yang dibuat menyesuaikan zaman era digital ini hendaknya bisa ditiru oleh teman-teman OPD di Tebo.

“Mari kita sama-sama berinovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Harapan saya seluruh OPD di Tebo bisa meniru inovasi Kejari ini,”pungkas Bupati Sukandar.(Tim JCN)

 

Silahkan komentar nya di bawah ini