TERNYATA INI PENYEBAB…BAPAK & KAKEK BEJAT “TEGA NODAI” DARAH DAGINGNYA SENDIRI

7321

BUNGO – Sutrisno (30) dan Teguh (60) tiba di Mapolsek Rantau Pandan, Bungo sekitar pukul 05.00 WIB, Minggu dini hari (13/5/2018). Dengan pengawalan ketat Tim reskrim dibawah Pimpinan Kapolsek, AKP Herdiz, Bapak dan Kakek bejat asal Dusun Timbolasi, Bathin III Ulu, Bungo ini menceritakan aksi tak berprikemanusiaan yang mereka lakukan terhadap darah dagingnya sendiri sebut saja namanya Bunga (9).

Bunga adalah anak kandung dari Sutrisno dan merupakan cucu kandung dari Teguh. Ibu korban Bunga sudah meninggal dunia saat Bunga berusia 3 tahun. Sejak kepergian Ibu kandungnya, Bunga mulai dirawat dan diasuh oleh Kakek dan Nenek dari ayah korban.

Sementara, Sutrisno ayah korban bekerja sebagai penjaga kebun didusun Lubuk Mayan. Ayah korban tetap rutin melihat anaknya yang tinggal dengan Kakeknya di Timbolasi.

Sejak kepergian, istrinya, Sutrisno hidup sendiri dan tidak menikah lagi. Namun untuk melampiaskan hasratnya dalam bercinta, Sutrisno kerap menonton film porno dan diakhiri dengan beralusinasi.

Hobby nonton film porno inilah yang membuat pelaku gelap mata dan kerasukan nafsu setan hingga tergiur melihat anaknya yang sedang tertidur pulas.

“Karena lama ditinggal mati istri, ST melampiaskannya dengan nonton film porno dan beralusinasi, saat nafsunya tinggi, ST tergiur melihat anaknya yang sedang tidur,”terang Kapolsek AKP Herdiz didampingi Kanit Reskrim Bripka Indra.

Perbuatan keji itu dilakukan korban dibawah ancaman. Korban diancam akan dibunuh jika menceritakan ataupun melaporkan perbuatan pelaku. Ternyata, ibarat pepatah, keluar dari kandang Harimau, masuk kekandang Singa.

Saat korban berlindung dan tidur dikamar kakeknya, ternyata, lelaki tua yang sudah uzur dan bau tanah itu, juga tergiur dengan korban. Tanpa diketahui oleh bapaknya, sikakek leluasa dengan buas dan nafsu setan menodai cucunya sendiri.

“Perbuatan tak berprikemanusiaan itu dialami korban dua tahun belakangan ini, tepaynya saat korban berusia 7 tahun,”ungkap Kapolsek.

Perbuatan keji dan sadis ini terbongkar setelah korban yang terus murung ini curhat dengan teman-teman sebayanya dan curhat korban ini membuat teman korban ternganga dan bersedih hingga melaporkannya kepada bibi dari pihak ibu korban.(Tim JCN)

Silahkan komentar nya di bawah ini