WOW HEBAT…PELAJAR DI MERANGIN ”LAKUKAN PERAMPOKAN”

683
Barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku perampokan yang masih berstatus pelajar.

MERANGIN – Jajaran kepolisian reskrim Polres Merangin dalam dua hari ini berhasil membekuk kawanan pelaku perampokan yang masih berusia dini. Bahkan dua dari mereka masih berstatus sebagai pelajar, mereka adalah MP (16) dan JH (17) Warga Tabir Ilir Merangin. Selain dua pelajar ini, polisi juga mengamankan satu orang lagi yang diduga sebagai bosa dalam komplotan perampok belia ini, dia adalah Alamsyah (19) Warga Tabir.

Alamsyah terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena berusaha kabur saat akan dibekuk ditempat persembunyiannya. Informasi yang didapat, penyergapan komplotan perampok belia ini berawal adanya laporan dari korban Febri Kurniawan. Warga Tabir ini mengaku pada 9 Maret 2017, dihadang oleh beberapa pemuda, ternyata mereka ingin merampok barang-barang berharga milik korban. Dalam insiden tersebut, HP milik korban digondol pelaku.

Dari laporan tersebut dilakukan penyidikan, Polisi akhirnya mengetahui seorang pelaku, Jum’at (10/3/2017), seorang pelaku berinisial JH berhasil diamankan, dari keterangan JH, polisi akhirnya mendapatkan dua nama lagi dan penangkapan terhadap pelaku langsung dilakukan. Selanjutnya, polisi langsung mengejar MP yang disebut ikut terlibat dan menikmati hasil, MP berhasil ditangkap dirumahnya, dan dilanjutkan melakukan penangkapan terhadap Alamsyah.

“Namun saat penagkapan, Alamsyah berusaha kabur, sehingga dihadiahi timah panas oleh aparat,”terang Kasat Reskrim AKP Andi Zulkifli.

Dari pemeriksaan dan pengembangan, ternyata ketiga pelaku ini sudah sering melakukan aksi begal alias perampokan terhadap korban yang mengendarai motor sendiri, terutama para wanita. Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Andi Zulkifli konfirmasi mengatakan, dari penangkapan para pelaku ini, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa lima unit handphone. Selain itu juga diamankan senjata tajam jenis pisau yang digunakan oleh para pelaku dalam melakukan aksinya.

Editor : Bujang Syarbaini

Silahkan komentar nya di bawah ini