Dugaan Kelalaian Pengelolaan Limbah Medis B3 Puskesmas Kuamang Kuning X Pelepat – Bungo Masih Saja Terjadi

BUNGO, DAERAH, UMUM1626 Dilihat

Jambicrimenews.com, Pelepat (Bungo) – Pengelolaan Limbah Medis B3 ternyata tidak lah mudah untuk di kelola secara tertib jika tenaga kebersihan dan penanggung jawab KESLING itu sendiri tidak memiliki kesadaran akan hal penting nya menjaga K3 dalam sebuah kegiatan pelayanan kesehatan serta bahayanya dampak limbah medis B3 tersebut apalagi Kepala Puskesmas yang bertanggung jawab penuh dalam pengelolaan Manajemen Puskesmas.

Puskesmas Kuamang Kuning X yang berada di wilayah Kecamatan Pelepat Kabupaten Bungo ini diduga sudah yang kedua kalinya di jumpai oleh awak media dalam keadaan Limbah Medis B3 asal di buang saja di tong sampah dan tempat pembakaran sampah Selasa (11/04/2023).

Awak Media dengan tidak sengaja menemui kembali beberapa jenis limbah medis berupa botol impus, bekas alat suntik dan selang impus di lokasi pembakaran sampah dan tong sampah. Sudah berulang-ulang di ingatkan bahkan sudah pernah di sampaikan secara resmi dalam pertemuan para kapus akan pentingnya memperhatikan limbah medis B3 ini oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo.

Kalau sudah seperti ini siapa yang harus di salahkan apakah kesalahan ada pada pelayan kebersihan, tentu ini perlu dilakukan evaluasi kembali terhadap kredibilitas SDM nya. Saat di konfirmasi oleh awak media di puskesmas kuamang kuning ternyata Kapusnya tidak dapat di temui dan di tunggu lebih kurang 2 jam juga tidak kunjung datang.

Akhirnya awak media di layani seorang perawat yang ditugsskan untuk mengelola limbah medis yang ‘D’ dan menjelaskan kepada awak media “Botol impus yang ditemui dalam tong sampah dan kardus itu hanya sementara saja pak mungkin pelayan kebersihannya belum sempat mengumpulkan dalam kantong khusus.” Ucap ‘D’.

“Kalau masalah selang impus dan jarum suntik bekas yang di tempat pembakaran sampah yang berada di belakang puskesmas itu memang di luar sepengetahuan saya pak siapa yang membuang di pembakaran sampah saya tidak tahu, untuk kedepannya saya akan tertibkan lagi dan pengawasannya akan saya perketat lagi pak.” Tambahnya ‘D’ yang mengaku sebagai penanggung jawab untuk limbah medis.

Selain itu untuk Pengangkutan Limbah Medis B3 oleh pihak ketiga yaitu PT. KIS menurut keterangan petugas bagian pencatatan, “Limbah Medis B3 kami di ambil terakhir pada tanggal 29 desember 2022 oleh PT KIS, sedangkan dari bulan Januari 2023 sampai sekarang belum ada di jemput PT KIS.” Jelas Petugas tersebut. (Tim)

Komentar